Kisah Wireless Charging yang Membawa Peradaban Manusia Jauh ke Depan

wireless charging - masa depan teknologi

Teknologi Wireless Charging telah membawa peradaban manusia ke titik yang lebih jauh di masa depan. Namun sekarang, kita akan coba menyelam lebih dalam ke salah satu bagian dari sejarah, bagaimana sebuah teknologi mutakhir bisa ditemukan dan bagaimana sebuah ide bisa muncul menjadi sebuah kenyataan, begitu juga apa yang mungkin terjadi di masa depan dan beberapa abad ke depan mengenai inovasi ini!

wireless charging - masa depan teknologi

Penemu Favorit Kita Semua

Dimulai dari kemunculan sang bapak inovasi dunia, Nikola Tesla, yang mungkin pantas untuk disebut salah satu manusia dengan ide-ide paling menakjubkan. Tesla lahir pada 10 Juli 1856, di tahun 1884 Tesla pindah ke New York untuk mewujudkan mimpinya membangun pembangkit listrik dari air terjun Niagara untuk menghasilkan listrik, sambil bekerja bersama Thomas Edison.

Tidak lama dari situ, kemudian kedua penemu tersebut saling berselisih paham, di mana Tesla merekomendasikan penggunaan secara luas arus listrik AC (Alternating Current) daripada format arus listrik langsung yang disarankan oleh Edison.

Beberapa Tahun Kemudian

Perlahan-lahan, Tesla mulai membuat namanya bersinar, menjadi pionir di beberapa teknologi inovasi seperti cikal bakal sistem radio hingga yang paling terkenal adalah Tesla Coil, yang di mana telah menjadi komponen utama dalam unit wireless charging modern. Dengan penemuan ini, Tesla mengembangkan lebih jauh mimpi-mimpinya dengan penemuan yang akan menjadi salah satu terobosan terbaik sepanjang sejarah tekonologi: menghantarkan aliran listrik dan energi, tanpa kehadiran media alir seperti kabel.

Sayangnya, Tesla Coil hanya mampu mengalirkan listrik pada jarak dekat dengan aliran listrik yang kuat dan berbahaya terhantar di udara sekitar. Di fasilitas barunya di Colorado, Tesla mencoba untuk menggunakan semacam ground sebagai sistem induksi,

Merujuk pada catatan yang ditinggalkan oleh sang penemu, ia membuat serangkaian tes dan berhasil menghidupkan bola lampu tanpa kabel dari jarak beberapa meter. Antara 1901 dan 1905, Tesla mulai membangun laboratorium Wardenclyffe miliknya namun tidak pernah selesai karena masalah dana.

teknologi wireless charging samsung

Teknologi Wireless Charging: Sekarang dan Esok Hari

Teknologi wireless charging hari ini sangatlah menakjubkan, begitu juga dengan masa depannya. Ya, faktanya terbukti dengan nama-nama terkenal seperti IKEA, Starbucks dan banyak lagi nama lainnya mulai beralih ke teknologi nirkabel dengan menggunakan furnitur yang terintegrasi dengan perangkat seperti ini. Membuat kamu dan pengunjung lainnya tidak perlu repot mencari lubang listrik untuk mengisi daya.

Contoh lain adalah uBeam yang menghasilkan listrik dari ultrasound untuk wirless cahrging yang aman dan siap untuk berpindah ke jarak yang lebih jauh. Juga ada Universitas Stanford, yang baru-baru ini hampir mewujudkan mimpi Tesla tentang wireless charging sejati, transmisi energi lewat udara.

Mereka yang bekerja mewujudkan berbagai mimpi tersebut percaya, jika teknologi ini berhasil dikembangkan maka bisa digunakan ke skala yang lebih besar seperti untuk pengisian daya pada mobil listrik. Mobil listrik tidak perlu mengisi dayanya ketika diam tapi bisa sambil melaju di atas jalan raya, yang suatu hari akan menggantikan bahan bakar fosil yang merusak lingkungan.

Masa Depan Tanpa Batas

Tentu, masih banyak ide-ide seru dan menarik yang bisa dikembangkan dari inovasi ini. Salah satu yang terbaik untuk sekarang ini mungkin yang datang dari Japanese Aerospace Exploration Agency. JAEA percaya bahwa di 2040, mereka kan bisa meluncurkan sistem listrik nirkabel di luar angkasa yang akan menembakan energi ke bumi via gelombang mikro, energi bersifat tak terbatas selama matahari masih bersinar terang. Mungkin terdengar seperti fiksi-sains tapi dengan perkembangan yang kita miliki sekarang sejak zaman Tesla dan Faraday, hal seperti ini bukan tidak mungkin terjadi.